Bantaeng – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Bantaeng mengajak umat Islam untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dalam momentum Idul Fitri 1447 Hijriah.
Ajakan tersebut disampaikan dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan di Masjid Nurul Mahmud, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Sabtu (19/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif umat terhadap pentingnya persaudaraan dan harmoni sosial.
Momentum Idul Fitri, yang identik dengan kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan, dimaknai bukan sekadar perayaan, tetapi juga sebagai refleksi spiritual. Umat Islam diajak untuk kembali ke fitrah—yakni kondisi suci lahir dan batin—setelah sebulan penuh menahan diri dari hawa nafsu dan berbagai keburukan.
Sekretaris LDII Bantaeng, Indar Jaya SE MM, menegaskan bahwa Idul Fitri merupakan waktu yang tepat untuk merajut kembali hubungan sosial yang mungkin sempat renggang.
“Idul Fitri adalah momentum untuk memperkuat ukhuwah dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya persaudaraan dan kebersamaan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga mengajak umat Islam untuk tidak berhenti pada euforia perayaan semata, tetapi menjadikan Idul Fitri sebagai titik awal peningkatan kualitas ibadah dan amal saleh. Doa, istighfar, serta introspeksi diri dinilai penting agar nilai-nilai Ramadan tetap terjaga dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam konteks kehidupan bermasyarakat, pesan ini menjadi relevan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang. Semangat kebersamaan dan saling memaafkan diharapkan mampu memperkuat persatuan serta menciptakan lingkungan yang harmonis.
LDII Bantaeng berharap, melalui semangat Idul Fitri 1447 H, umat Islam tidak hanya kembali suci secara individu, tetapi juga mampu menghadirkan dampak positif bagi kehidupan sosial secara luas. Dengan demikian, nilai-nilai keislaman dapat terimplementasi secara nyata dalam membangun masyarakat yang rukun, damai, dan sejahtera.
