Jeneponto — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Jeneponto, Nasution SAg menghadiri kunjungan lapangan dan sosialisasi Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (Pakem) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto di salah satu pondok pesantren di Desa Batujala, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut rapat koordinasi Tim Pakem Kabupaten Jeneponto yang berlangsung pada Kamis (17/9/2026). Kunjungan ini bertujuan mendukung pengawasan, menjaga kondusivitas kehidupan masyarakat, serta memberikan edukasi keagamaan dan kebangsaan kepada santri dan pengurus pesantren.

Sebanyak 11 unsur Tim Pakem Kabupaten Jeneponto mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas perwakilan Kejari Jeneponto, Satuan Intelkam Polres Jeneponto, Pasi Intel Kodim 1425 Jeneponto, Badan Intelijen Negara (BIN) Kabupaten Jeneponto, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto.

Selain itu, hadir pula Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jeneponto, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jeneponto, Ketua DPD LDII Kabupaten Jeneponto, dan Kepala Desa Batujala.

Kunjungan lapangan tersebut menjadi bagian dari koordinasi lintas instansi dan elemen masyarakat dalam membangun komunikasi dengan lembaga pendidikan keagamaan. Melalui sosialisasi, Tim Pakem juga memberikan ruang untuk memperkuat pemahaman mengenai kehidupan beragama dan kebangsaan.

Sinergi Lintas Lembaga untuk Menjaga Kerukunan

Kehadiran Ketua DPD LDII Jeneponto dalam kegiatan tersebut menunjukkan keterlibatan organisasi kemasyarakatan Islam dalam forum koordinasi bersama pemerintah, aparat penegak hukum, dan tokoh agama.

Kolaborasi lintas lembaga menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga kerukunan umat beragama serta menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis. Melalui komunikasi dan edukasi, berbagai pihak dapat membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya menjaga ketertiban dan menghormati kehidupan beragama di tengah masyarakat.

Kegiatan di Ponpes Al Fatah Trangkil Saluloe ini sekaligus menjadi sarana silaturahim antara Tim Pakem dan pihak pesantren. Peninjauan dan sosialisasi diharapkan mendukung terwujudnya lingkungan pendidikan keagamaan yang kondusif serta memperkuat wawasan kebangsaan di kalangan santri.

DPD LDII Kabupaten Jeneponto turut mendukung upaya menjaga kerukunan dan keharmonisan masyarakat melalui sinergi dengan instansi pemerintah, aparat keamanan, dan berbagai elemen keagamaan di Kabupaten Jeneponto.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *