Luwu Timur – Dalam rangka menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan Aksi Bersih Sampah Rumah Ibadah, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Baitul A’la, Dusun Pabeta, Desa Manurung, Kecamatan Malili. Aksi sosial tersebut diikuti oleh unsur Wanhatda, pengurus DPD dan PC LDII, warga masyarakat, serta generasi penerus (generus) LDII. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya rumah ibadah, menjelang bulan suci Ramadhan.

Wakil Ketua DPD LDII Luwu Timur, Muh. Syarif, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas Surat Sekretaris Daerah Luwu Timur Nomor: 600.4.1/280/DLH/II/2026 tertanggal 13 Februari 2026 tentang Kegiatan Aksi Bersih Rumah Ibadah.

“Selain sebagai tindak lanjut surat edaran pemerintah daerah, kegiatan ini juga menjadi momentum memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2026 (HPSN) sekaligus menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan tema Lingkungan Bersih, Hati Suci. Menjaga kebersihan adalah bagian dari iman. Melalui aksi hari ini, kita tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, tanggung jawab, gotong royong, serta kepedulian terhadap tempat ibadah dan lingkungan sekitar,” ungkap Muh. Syarif.

Aksi bersih ini meliputi pembersihan area dalam dan luar masjid, pengangkutan sampah, penataan halaman, hingga edukasi singkat tentang pentingnya memilah dan mengelola sampah rumah tangga.

Sekretaris DPD LDII Luwu Timur, H. Basruddin, menegaskan bahwa LDII berkomitmen mendukung program nasional serta kebijakan Pemerintah Daerah Luwu Timur dalam membangun kesadaran lingkungan.

“Aksi bersih lingkungan ini dilaunching di Dusun Pabeta, Desa Manurung, Kecamatan Malili. Selanjutnya, kegiatan serupa akan dilaksanakan di seluruh Pimpinan Cabang LDII se-Luwu Timur. Ini juga menjadi bagian dari implementasi 8 Klaster Program LDII untuk bangsa, khususnya dalam bidang kebangsaan dan lingkungan hidup,” jelasnya.

Ia menambahkan, gerakan ini diharapkan menjadi budaya yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial. LDII Luwu Timur ingin mendorong masyarakat agar konsisten menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Aksi Bersih Sampah Rumah Ibadah ini tidak hanya berdampak pada kebersihan fisik lingkungan, tetapi juga membentuk karakter masyarakat yang peduli, disiplin, dan bertanggung jawab.

Melalui kolaborasi antara pengurus LDII, generus, dan masyarakat sekitar, semangat gotong royong kembali diteguhkan. Rumah ibadah sebagai pusat pembinaan spiritual pun menjadi simbol bahwa kebersihan lahir harus berjalan seiring dengan kebersihan batin.

Dengan mengusung semangat Lingkungan Bersih, Hati Suci, LDII Luwu Timur berharap gerakan ini mampu menginspirasi elemen masyarakat lainnya untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus menyambut Ramadhan dengan suasana yang bersih, nyaman, dan penuh keberkahan.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *