Makassar — Komitmen dalam membangun kualitas dakwah yang moderat dan menyejukkan kembali ditegaskan LDII Kota Makassar melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Khatib yang digelar di Masjid Nurul Huda, Jalan Mannuruki 9, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Senin (16/2/2026).
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, Dr. H. Muhammad, S.Ag., M.Ag. Ia menilai pelatihan ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas khatib sekaligus memperkuat peran dakwah yang sejuk dan mencerdaskan umat.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena bertujuan meningkatkan kualitas para khatib binaan LDII Kota Makassar. Ketika mereka sudah dilatih, tentu mereka mendapatkan ilmu sebagai syarat dan prasyarat menjadi seorang khatib,” ujarnya saat diwawancarai.
Menurutnya, peningkatan kapasitas khatib merupakan kebutuhan yang tidak bisa diabaikan. Seorang khatib tidak hanya dituntut menguasai materi keislaman, tetapi juga memiliki etika mimbar, kemampuan komunikasi, serta pemahaman sosial yang baik agar pesan dakwah dapat diterima secara luas dan bijaksana.
Ia juga menegaskan bahwa berbagai program pembinaan yang dilaksanakan LDII telah membantu tugas pemerintah dalam membina umat. “Ketika DPD LDII Kota Makassar melaksanakan kegiatan seperti ini, tentu sangat membantu Kementerian Agama. Kami memastikan bahwa khatib yang dibina LDII memiliki kapasitas yang dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Lebih lanjut, pihaknya memandang LDII sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembinaan umat dan pembangunan karakter masyarakat. Bahkan, ia berkomitmen melaporkan kolaborasi positif tersebut kepada Wali Kota Makassar serta sejumlah pemangku kepentingan lintas sektor, seperti Kesbangpol, Kejaksaan Negeri, dan FKUB.
“Kami satu misi dan satu tujuan, yakni membentuk karakter umat yang lebih baik. Masyarakat harus melihat bahwa LDII adalah lembaga yang profesional dan sungguh-sungguh membina umat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kota Makassar, Dr. Muamar Asykur, M.Pd., M.A menjelaskan bahwa kegiatan peningkatan kapasitas khatib merupakan bagian dari ikhtiar organisasi dalam menghadirkan dakwah yang berkualitas, berbasis Al-Qur’an dan Al-Hadits, serta relevan dengan dinamika sosial masyarakat.
Melalui pelatihan tersebut, para peserta dibekali penguatan materi keislaman, metode penyampaian khutbah yang komunikatif, serta etika mimbar. Dengan demikian, diharapkan para khatib mampu tampil profesional, moderat, dan menjadi teladan di tengah umat.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran LDII Kota Makassar sebagai mitra aktif pemerintah dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis, toleran, serta berorientasi pada penguatan karakter bangsa.
