Makassar – Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Manggala, Kota Makassar, kembali menggelar program intensif pengajian asrama liburan bagi generasi penerus (generus) di Masjid Baburroyan, Jalan Batua Raya 7, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Pengajian di momen liburan sekolah ini sebagai upaya pembinaan karakter dan peningkatan pemahaman keislaman sejak usia dini. Pengajian diikuti oleh sekitar 55 peserta yang terdiri dari anak usia PAUD hingga remaja. Program pengajian berlangsung selama enam hari, mulai 22 hingga 27 Desember 2025, bertepatan dengan masa libur sekolah dan libur semester.

Pengajian asrama liburan sekolah merupakan agenda rutin PC LDII Manggala yang diselenggarakan setiap masa libur sekolah. Tahun ini, kegiatan mengusung tema “Wujudkan Generus Mandiri, Alim-Faqih, dan Berakhlakul Karimah melalui 29 Karakter Luhur.” Tema tersebut menjadi landasan dalam proses pembinaan peserta agar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua PC LDII Manggala, Eko Pamujianto. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya menghadirkan aktivitas positif bagi generasi muda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para generasi penerus dapat memanfaatkan waktu libur sekolah dengan kegiatan yang bermanfaat, khususnya dalam menuntut ilmu agama. Harapannya, mereka tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, mandiri, dan memiliki pemahaman agama yang baik,” ujar Eko.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti sistem pengajian asrama dengan penuh antusias. Untuk menunjang efektivitas pembelajaran, peserta dibagi ke dalam enam kelas berdasarkan jenjang usia dan tingkat pemahaman. Proses pembinaan dibimbing oleh sembilan orang pengajar, bahkan pada beberapa kelas didampingi oleh dua pengajar sekaligus guna memaksimalkan pendampingan dan pembelajaran.

Materi yang disampaikan tidak hanya berfokus pada aspek keilmuan agama, tetapi juga penanaman nilai-nilai karakter, kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, serta pembiasaan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.

Pada hari terakhir kegiatan, pengajian ditutup dengan sambutan dari Ketua Penggerak Pembina Generus (PPG) PC LDII Manggala, Budi. Ia menekankan pentingnya menumbuhkan semangat menuntut ilmu agama sejak usia dini sebagai bekal masa depan generasi muda.

“Melalui kegiatan pengajian asrama ini, kami berharap para peserta dapat menanamkan karakter sebagai pencari ilmu agama sejak dini, sehingga kelak tumbuh menjadi generasi yang paham agama dan mampu menyebarkan nilai-nilai kebaikan di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai penutup, kegiatan diisi dengan berbagai aktivitas kebersamaan seperti games edukatif, makan bersama, foto bersama, serta kerja bakti membersihkan masjid. Rangkaian kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan rasa kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial para peserta.

Melalui pengajian asrama liburan ini, PC LDII Manggala berharap nilai-nilai keislaman dan 29 karakter luhur yang ditanamkan dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses pembinaan generasi penerus agar tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, serta bermanfaat bagi agama, masyarakat, dan bangsa.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *