Palopo – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Palopo menggelar Seminar Bisnis bertajuk Basic Training Coffeeshop bagi generasi muda, Minggu (15/2/2026) pukul 09.00–11.00 WITA. Kegiatan ini berlangsung di Lantai 2 Gedung Serbaguna Sekretariat LDII Kota Palopo, Kelurahan Pattene, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

Seminar ini menjadi bagian dari upaya LDII Palopo membekali generasi muda menghadapi tantangan era industri 4.0, dengan menanamkan semangat kewirausahaan sejak dini.

Kegiatan ini menghadirkan pelaku usaha coffeeshop, M. Arifin Prasetya, Founder Figura Kopi, yang juga merupakan wirausahawan muda LDII Palopo. Ia membagikan pengalaman praktis membangun usaha kopi dari nol hingga berkembang.

Dalam paparannya, Arifin menegaskan bahwa bisnis coffeeshop memiliki prospek menjanjikan di kalangan generasi muda saat ini. Tren konsumsi kopi yang terus meningkat, ditambah budaya nongkrong produktif di kalangan milenial, menjadi peluang ekonomi yang patut dimanfaatkan.

“Usaha coffeeshop adalah peluang nyata bagi anak muda hari ini. Selain mengikuti tren, bisnis ini bisa menjadi sarana membangun kemandirian finansial sejak usia muda,” ujarnya.

Menurutnya, kemandirian ekonomi sangat penting sebagai bekal mempersiapkan kehidupan berumah tangga di masa depan.

Seminar ini diikuti kalangan generasi muda milenial di bawah pembinaan Penggerak Pembina Generus naungan DPD LDII Kota Palopo. Kegiatan tersebut tidak hanya membahas teknis bisnis, tetapi juga menanamkan pola pikir kewirausahaan, manajemen usaha, hingga etika bisnis berbasis nilai-nilai moral dan keagamaan.

Pengurus DPD LDII Kota Palopo menilai bahwa pembinaan generasi tidak cukup hanya pada aspek spiritual, tetapi juga harus menyentuh penguatan kapasitas ekonomi. Hal ini penting agar lahir generasi yang religius, profesional, dan mandiri.

Di era disrupsi digital dan kompetisi global, pembekalan keterampilan praktis seperti bisnis coffeeshop dinilai relevan dan aplikatif. Selain modal relatif terjangkau, usaha ini juga fleksibel serta dekat dengan gaya hidup generasi muda.

Seminar ini juga menjadi bagian dari kontribusi LDII dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif lokal di Palopo. Dengan semakin banyaknya wirausahawan muda, diharapkan tercipta lapangan kerja baru serta penguatan ekonomi berbasis komunitas.

Melalui kegiatan ini, LDII Kota Palopo menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya kuat secara akhlak dan spiritual, tetapi juga tangguh secara ekonomi.

Seminar Basic Training Coffeeshop ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya pengusaha-pengusaha muda baru di Palopo yang mampu bersaing sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat luas.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *