Makassar – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan menggelar musyawarah strategis di Kompleks Dr Tajuddin Chalid, Jalan Berua Raya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (15/2/2026) siang.

Musyawarah tersebut dihadiri jajaran Biro Komunikasi, Informasi dan Media (KIM) serta Biro Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) DPW LDII Sulsel. Agenda utama pertemuan itu adalah mematangkan persiapan tiga kegiatan penting yang akan berlangsung dalam pekan ini.

Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan, Asdar Mattiro SSos MIKom, mengatakan sinergi kedua biro menjadi kunci suksesnya agenda organisasi, baik di tingkat nasional maupun daerah.

“Biro KIM dan PKD kompak mengadakan musyawarah untuk menyukseskan tiga kegiatan, yakni persiapan Rapimnas LDII, Rukyatul Hilal, dan pendampingan tim DPP untuk peliputan di Lapas Enrekang,” ungkap Asdar.

Turut hadir dalam musyawarah tersebut Ketua Biro KIM Saiful Anan, Ketua Biro PKD Junaedi SPdI, serta anggota dari kedua biro.

Dalam waktu dekat, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII dijadwalkan melaksanakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada Senin, 16 Februari 2026. Agenda nasional tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi dalam memperkuat program dakwah, pendidikan, serta kontribusi sosial kemasyarakatan.

DPW LDII Sulawesi Selatan melalui Biro KIM dan PKD memastikan dukungan penuh, khususnya dalam aspek komunikasi, publikasi, serta penyelarasan program daerah dengan kebijakan pusat.

Menurut Asdar, koordinasi yang matang menjadi faktor penting agar pelaksanaan Rapimnas berjalan lancar dan memberikan dampak strategis bagi pengembangan dakwah LDII di seluruh Indonesia, termasuk di Sulawesi Selatan.

Selain Rapimnas, perhatian juga tertuju pada kegiatan rukyatul hilal penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah. Tim rukyat LDII Sulawesi Selatan dijadwalkan mengikuti pengamatan hilal pada Selasa, 17 Februari 2026, di observatorium lantai 18 Menara Iqra Universitas Muhammadiyah Makassar.

Kegiatan rukyatul hilal tersebut merupakan bagian dari kontribusi LDII dalam mendukung penetapan awal bulan hijriah secara ilmiah dan syar’i, melalui metode rukyat dan hisab yang terintegrasi.

Biro PKD berperan dalam penguatan aspek keagamaan dan koordinasi teknis tim rukyat, sementara Biro KIM menyiapkan dokumentasi serta publikasi kegiatan agar informasi dapat tersampaikan secara luas dan akurat kepada masyarakat.

Agenda ketiga yang menjadi fokus musyawarah adalah pendampingan tim LINES DPP LDII yang akan berkunjung ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Enrekang pada Kamis, 19 Februari 2026.

Kunjungan tersebut dalam rangka peliputan kegiatan pembinaan keagamaan yang dilaksanakan para mubalig LDII di rutan tersebut. Program pembinaan ini menjadi bagian dari komitmen LDII dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembinaan moral dan spiritual warga binaan.

Biro KIM DPW LDII Sulawesi Selatan akan turut mendampingi proses peliputan, memastikan kegiatan berjalan tertib serta menghasilkan dokumentasi yang informatif dan edukatif.

Musyawarah yang juga dilaksanakan di kediaman Ketua DPW LDII Sulsel tersebut mencerminkan keseriusan organisasi dalam membangun sinergi internal. Kolaborasi antara Biro KIM dan PKD dinilai strategis, karena menyatukan kekuatan komunikasi publik dengan substansi dakwah dan pendidikan keagamaan.

Dengan rangkaian agenda mulai dari Rapimnas, rukyatul hilal, hingga pembinaan di Rutan Enrekang, DPW LDII Sulawesi Selatan menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Melalui koordinasi yang solid dan perencanaan yang matang, LDII Sulsel optimistis seluruh agenda dapat terlaksana dengan sukses, profesional, dan membawa dampak positif bagi umat serta bangsa.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *