Bantaeng— Memasuki 10 malam terakhir bulan suci Ramadan, puluhan jamaah mengikuti kegiatan iktikaf di Masjid Lailatul Qadri, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, pada Rabu (11/3/2026).

Kegiatan ini diikuti jamaah dari berbagai jenjang usia, mulai dari anak-anak hingga lansia yang antusias memanfaatkan malam-malam terakhir Ramadan untuk memperbanyak ibadah.

Iktikaf merupakan ibadah dengan berdiam diri di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sambil memperbanyak amalan seperti membaca Al-Qur’an, salat sunnah, zikir, dan doa.

Ibadah ini biasanya dilakukan pada 10 malam terakhir Ramadan dengan harapan memperoleh keberkahan serta meraih malam Lailatul Qadar.

Di Masjid Lailatul Qadri yang berlokasi di Jalan Pahlawan No.16, Kelurahan Bonto Lebang, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, jamaah melaksanakan iktikaf setiap malam setelah salat tarawih hingga menjelang waktu sahur.

Ketua PC LDII Bantaeng, Nurrohim, menjelaskan bahwa kegiatan iktikaf bertujuan untuk meningkatkan amal ibadah jamaah selama bulan Ramadan.

“Tujuan diadakannya iktikaf ini adalah untuk meningkatkan amal ibadah jamaah agar di bulan Ramadan kita bisa mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar. Kita sendiri tahu bagaimana keutamaannya, yaitu lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan iktikaf dapat menjadi sarana pembelajaran bagi jamaah untuk lebih disiplin dalam beribadah dan memanfaatkan waktu untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Kami berharap jamaah terus konsisten dan meningkat ketakwaan serta ibadahnya. Malam iktikaf ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran bagi kita tentang bagaimana beribadah kepada Allah dan menyempatkan waktu untuk ibadah meskipun malam hari dan dalam keadaan lelah,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *