Pangkep – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Pangkep menggelar pembukaan kegiatan malam iktikaf di Masjid Al-Awwabin, di Jalan Andi Caco, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum bagi umat Islam untuk memaksimalkan ibadah di bulan suci Ramadan. Acara dihadiri ratusan jamaah yang datang dengan penuh antusias mengikuti rangkaian ibadah malam Ramadan.

Turut hadir dalam pembukaan iktikaf tersebut Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Pangkep, Drs KH Hasbuddin Halik Lc SH, Dewan Penasihat DPW LDII Sulawesi Selatan Drs Abdullah Sammana, Ketua DPD LDII Pangkep H Ahyard SPd, serta unsur aparat keamanan dari kepolisian dan TNI. Hadir Kapolsek Pangkajene diwakili Bhabinkamtibmas AIPTU Handri Nurcahyo SH dan Danramil Pangkajene yang diwakili Babinsa KOPTU Fitriadi. Hadir pula warga LDII dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pangkep.

Dalam tausiyahnya, Ketua MUI Pangkep Drs Hasbuddin Halik Lc SH, mengajak para jamaah untuk memanfaatkan malam-malam Ramadan dengan memperbanyak ibadah. Ia menekankan bahwa Ramadan merupakan momentum spiritual bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.

“Ramadan adalah bulan yang penuh keberkahan. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan malam-malamnya dengan memperbanyak salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta memanjatkan doa kepada Allah SWT,” ujarnya di hadapan para jamaah.

Menurutnya, kegiatan iktikaf seperti yang diselenggarakan LDII Pangkep merupakan kegiatan positif yang patut diapresiasi. Ia menilai kegiatan tersebut mampu menjadi sarana pembinaan spiritual sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

“MUI sangat menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan LDII ini. Iktikaf dapat menjadi wadah bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah serta memperkuat nilai-nilai keimanan,” kata Hasbuddin.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan iktikaf tidak hanya dilakukan di satu tempat, tetapi dapat menjadi gerakan bersama di berbagai masjid.

Menurutnya, semakin banyak masjid yang menghidupkan malam Ramadan dengan ibadah, maka semakin besar pula dampak positifnya bagi kehidupan spiritual masyarakat.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan di lebih banyak masjid sehingga masyarakat semakin semangat menghidupkan malam-malam Ramadan dengan ibadah,” tambahnya.

Kegiatan iktikaf merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan setiap Ramadan oleh warga LDII.

Melalui kegiatan ini, LDII berharap dapat mendorong umat Islam untuk memperbanyak amal ibadah serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Suasana kegiatan berlangsung khidmat dengan rangkaian ibadah seperti shalat malam, tadarrus Al-Qur’an, pengkajian Al-Qur’an atau Alhadis, zikir, dan doa yang diikuti para jamaah hingga subuh.

Dengan adanya kegiatan pembukaan iktikaf ini, diharapkan semangat menghidupkan malam Ramadan semakin tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Pangkep, sekaligus memperkuat sinergi antara ulama, organisasi kemasyarakatan, serta aparat pemerintah dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *