Luwu Timur – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Luwu Timur menggelar kegiatan pengajian per zona yang dipusatkan di Desa Sumber Alam, Kecamatan Tomoni, pada Minggu (26/4/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta dari PC LDII Malili, Wotu, Burau, dan Tomoni.
Pengurus DPD LDII bagian pengabdian masyarakat sekaligus Ketua PC LDII Tomoni, Andi Firman, dalam wawancaranya menyampaikan bahwa kegiatan pengajian Perzona ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui pengajian ini, kami berharap seluruh warga dapat semakin kompak, rukun, serta mampu mengamalkan ilmu agama dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan di dua zona yaitu Kecamatan Nuha dan Kecamatan Tomoni.
Pengajian menghadirkan materi Al-Qur’an yang disampaikan oleh Fattachul huda, materi Al-Hadis oleh Ahmad Ramdi, serta nasehat penutup oleh Bapak Subdihadi. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan.
Dalam penyampaian materi Al-Qur’an, seluruh warga diingatkan untuk senantiasa mengesakan Allah SWT dan menjauhi perbuatan syirik agar amalan tidak sia-sia.
“Kita sebagai umat harus benar-benar menjaga tauhid, tidak menyekutukan Allah, agar seluruh amalan kita tidak gugur dan kita tidak termasuk orang yang merugi,” jelas Fattachul huda.
Selain itu, materi juga menyoroti pentingnya mempersiapkan diri menyambut bulan Zulhijjah dengan meningkatkan amal ibadah, termasuk berkurban.
“Amalan yang paling dicintai Allah pada hari raya kurban adalah mengalirkan darah hewan kurban, sehingga mari kita berlomba-lomba untuk berkurban,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam nasehat penutup, Subdihadi menegaskan bahwa ibadah kepada Allah merupakan kewajiban setiap manusia dan harus sesuai tuntunan Al-Qur’an dan Al-Hadis.
“Ibadah itu wajib dan harus sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasul-Nya, maka dari itu mari kita rutin menghadiri pengajian agar ibadah kita benar,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh, meningkatkan kualitas ibadah, serta terus menjaga kekompakan dan kerukunan antar warga, sehingga ukhuwah Islamiyah semakin kuat di tengah masyarakat.
