Luwu – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Dewan Penasihat Departemen Perempuan DPP LDII menggelar pengajian akbar di Masjid Al-Muttaqien, Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum membangkitkan kembali semangat emansipasi perempuan melalui pendidikan, akhlak mulia, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dewan Penasihat Departemen Perempuan DPP LDII, Hj. Ummi Salamah dan Elya Rahmania, yang secara langsung memberikan tausiyah dan motivasi kepada ratusan peserta yang terdiri dari ibu-ibu serta remaja putri LDII se-Kabupaten Luwu.
Peserta berasal dari tiga zona utama, yakni Belopa, Ponrang, dan Lamasi. Sejak hari pertama, suasana masjid tampak ramai dan penuh antusiasme. Para peserta mengikuti rangkaian acara dengan khidmat dan semangat tinggi.
Mengusung tema “Menjadi Kartini Masa Kini: Cerdas, Berakhlak, dan Bermanfaat”, kegiatan ini menegaskan bahwa semangat perjuangan R.A. Kartini masih sangat relevan di era modern. Perempuan masa kini dituntut tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moralitas tinggi dan mampu memberi manfaat luas.
Dalam tausiyahnya, Hj. Ummi Salamah menekankan pentingnya perempuan terus belajar dan mengembangkan diri dalam berbagai bidang kehidupan.
“Habis gelap terbitlah terang. Semangat Kartini mengajarkan perempuan untuk terus belajar. Belajar ilmu pendidikan dunia, belajar ilmu pendidikan agama, serta belajar pendidikan ilmu karakter. Semangat Kartini juga mengajarkan perempuan untuk berani berkontribusi, memberi manfaat, dan menjaga nilai-nilai kebaikan dalam keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama,” ujarnya.
Pesan tersebut mendapat sambutan hangat dari para peserta. Banyak di antara mereka menilai bahwa perempuan memiliki posisi strategis sebagai pendidik utama dalam keluarga sekaligus agen perubahan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Elya Rahmania menambahkan bahwa perjuangan perempuan saat ini dapat diwujudkan melalui amal saleh, penguasaan ilmu, dan keteladanan akhlak.
“Kartini berjuang dengan pena dan ilmu. Maka kita sebagai wanita LDII berjuang dengan amal sholeh, ilmu yang bermanfaat, dan akhlak yang terpuji. Dari Masjid Al-Muttaqien Belopa ini, kita kobarkan kembali semangat ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’ untuk mencetak generasi yang unggul,” katanya.
Menurutnya, perempuan memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan generasi masa depan. Karena itu, peningkatan kualitas diri kaum perempuan menjadi investasi penting bagi kemajuan bangsa.
Selama dua hari pelaksanaan, acara berlangsung penuh kekhidmatan dan keakraban. Selain pengajian, kegiatan juga menjadi ruang silaturahmi antarsesama warga LDII dari berbagai kecamatan di Kabupaten Luwu.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah pada Kamis, 24 April 2026. Momen tersebut menjadi penanda kuat bahwa semangat Kartini terus hidup dan menyala dalam langkah perempuan Indonesia yang berilmu, berakhlak, dan berdaya guna.
