Makassar – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan menggelar UMKM Connect 2026 di Hotel Karebosi Premier, Jalan Jenderal M. Yusuf, Kota Makassar, Minggu (7/6/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Sinergi Digitalisasi, Ekonomi Syariah, dan Inovasi Bisnis untuk UMKM Sulawesi Selatan.”

Seminar dan pelatihan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara LDII Sulawesi Selatan, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, AIM ASEAN, dan Google.org sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menghadapi era transformasi digital.

Kegiatan ini diikuti para pelaku UMKM dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan yang ingin meningkatkan kemampuan usaha melalui pemanfaatan teknologi digital, strategi pemasaran modern, serta penguatan bisnis berbasis nilai-nilai ekonomi syariah.

Narasumber dari AIM ASEAN, Muhammad Iqbal Gunawan, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah membuka peluang baru bagi UMKM untuk berkembang lebih cepat dan kompetitif.

Menurutnya, salah satu program yang saat ini dijalankan adalah Artificial Intelligence for Micro, Small, and Medium Enterprises (AI for MSMEs) yang bertujuan membantu pelaku usaha memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing.

“AI tidak hanya membantu membuat konten atau desain, tetapi juga mampu memberikan analisis dan prediksi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan bisnis. Karena itu, pelaku UMKM perlu memahami bagaimana AI bekerja agar dapat memanfaatkannya secara maksimal,” ujarnya.

Dalam sesi pertama, peserta mendapatkan materi mengenai pemanfaatan AI untuk memperkuat branding dan pemasaran produk. Teknologi AI dinilai mampu membantu pelaku usaha mengenali kebutuhan konsumen, membaca tren pasar, serta menyusun strategi promosi yang lebih efektif dan efisien.

Sementara pada sesi berikutnya, peserta diperkenalkan dengan berbagai perangkat digital berbasis Google yang dapat mendukung produktivitas usaha. Salah satu pembahasan yang mendapat perhatian peserta adalah pentingnya memiliki Google Business Profile sebagai sarana memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan visibilitas usaha di dunia digital.

Melalui materi “Strategi AI 2026: Transformasi Bisnis Lokal Menuju Standar Global”, peserta memperoleh wawasan mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing UMKM Sulawesi Selatan di tingkat nasional maupun internasional.

Kegiatan UMKM Connect 2026 menjadi bukti nyata sinergi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah, lembaga internasional, dan sektor teknologi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan lahir pelaku UMKM yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, berdaya saing tinggi, serta mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat di Sulawesi Selatan.

Dengan mengusung semangat digitalisasi, ekonomi syariah, dan inovasi bisnis, UMKM Connect 2026 diharapkan menjadi momentum bagi UMKM Sulawesi Selatan untuk terus berkembang dan bertransformasi menuju pasar yang lebih luas di era ekonomi digital.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *