Luwu Timur – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Luwu Timur kembali menggelar kegiatan pengajian rutin majelis taklim pada Minggu (6/9/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Thoriqul Jannah, PC LDII Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur.

Pengajian rutin ini menjadi salah satu sarana pembinaan keagamaan bagi warga LDII untuk meningkatkan pemahaman terhadap Al-Qur’an dan Al-Hadis sekaligus memperkuat semangat dalam beribadah dan bermasyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, materi Al-Qur’an disampaikan oleh Samsul Bahri, sedangkan materi Al-Hadis disampaikan oleh Bapak Zainal Abidin. Para peserta mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian dan antusias.

Pada sesi akhir, Suratman menyampaikan nasihat kepada para peserta agar senantiasa meningkatkan kesungguhan dalam mengikuti pengajian dan tidak mudah kehilangan semangat dalam menuntut ilmu agama.

Salah satu nasehat yang disampaikan mengingatkan peserta tentang kepastian datangnya kematian, sebagaimana ungkapan “Kullu nafsin dzā’iqatul maut” yang berarti setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian.

“Karena setiap diri pasti akan merasakan kematian, maka kita harus mempersungguh dalam mengikuti pengajian. Jangan sampai kita tidak semangat dalam mengikuti pengajian, karena melalui pengajian kita dapat menambah ilmu dan meningkatkan amal ibadah,” tutur Bapak Suratman dalam nasehatnya.

Selain itu, ia juga mengajak warga untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui sedekah dan gotong royong, baik dalam kegiatan di masjid maupun di lingkungan masyarakat.

“Supaya kita membiasakan diri untuk bersedekah dan bergotong royong, baik di dalam masjid maupun di luar masjid. Dengan demikian, selain meningkatkan ibadah kepada Allah, kita juga dapat memberikan manfaat bagi sesama,” lanjutnya.

Kegiatan pengajian rutin Majelis Taklim DPD LDII Luwu Timur tersebut diharapkan dapat terus menjadi wadah untuk meningkatkan kefahaman agama, memperkuat semangat beribadah, serta menumbuhkan kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin, warga diharapkan semakin istiqamah dalam mengikuti pengajian, mengamalkan ilmu yang diperoleh, serta membangun kehidupan bermasyarakat yang dilandasi semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *