Parepare – Semangat gotong royong mewarnai pelaksanaan Kerja Bakti Nasional LDII 2026 di kawasan Pantai Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Jumat (21/8/2026). Kegiatan yang digelar DPD LDII Kota Parepare tersebut berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Bacukiki Barat dan Kelurahan Lumpue.
Kerja bakti dilaksanakan dengan membersihkan kawasan sekitar pantai yang menjadi salah satu lokasi persiapan pelaksanaan Camping Cinta Alam Indonesia (CAI) 2026. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari Gerakan Kerja Bakti Nasional LDII 2026 yang dicanangkan DPP LDII dengan tema “Kerja Bersama Bakti untuk Negeri”.
Gerakan tersebut merupakan agenda tahunan DPP LDII yang dilaksanakan di berbagai daerah sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekaligus menghidupkan kembali nilai gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. DPP LDII juga mendorong keterlibatan generasi muda agar kepedulian terhadap lingkungan tumbuh menjadi karakter sejak dini.
Kegiatan di Pantai Lumpue diikuti warga LDII dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Mereka bersama-sama membersihkan area sekitar lokasi, sementara unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan turut bergabung dalam kegiatan tersebut.
Camat Bacukiki Barat Ardiansyah Arifuddin, S.STP., M.Si. menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami sangat mendukung kegiatan bersih-bersih seperti ini karena merupakan karakter yang seharusnya dimiliki setiap orang, terlebih hal ini juga berkaitan dengan ajaran Islam sesungguhnya,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah menjadi langkah positif dalam membangun kepedulian bersama terhadap lingkungan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada LDII yang telah melibatkan pemerintah setempat dalam kegiatan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih karena telah mempercayakan pemerintah kecamatan dan kelurahan sebagai tempat untuk melaksanakan kerja bakti bersama ini. Ini menjadi bentuk kolaborasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah,” katanya.
Ardiansyah berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada momentum tertentu, tetapi dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan semacam ini dapat bersifat reguler dan berkelanjutan untuk mendukung Indonesia ASRI, serta kerja sama dan kolaborasi yang sudah terjalin dapat selalu terjaga dengan baik,” tambahnya.
Apresiasi serupa disampaikan Lurah Lumpue Andi Arkam Sudarmaulana Jaelani, S.Sos. Ia menilai keterlibatan LDII bersama pemerintah kelurahan dalam kegiatan kebersihan merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan di wilayah Lumpue.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan LDII yang berkolaborasi dengan Kelurahan Lumpue. Kegiatan seperti ini tentunya memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus memperkuat kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kota Parepare Abdul Hakim mengatakan, kerja bakti merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan LDII setiap tahun sebagai bagian dari kontribusi organisasi dalam menjaga lingkungan.
“Kegiatan bersih-bersih ini rutin setiap tahun kami laksanakan. Untuk tahun ini kami memilih Kecamatan Bacukiki Barat, yang juga merupakan lokasi yang nantinya akan digunakan sebagai tempat Camping CAI,” jelasnya.
Menurut Abdul Hakim, pemilihan kawasan Pantai Lumpue sekaligus menjadi upaya untuk mempersiapkan lingkungan yang bersih dan nyaman menjelang pelaksanaan Camping CAI 2026. Keterlibatan warga LDII dari berbagai usia juga menjadi bagian penting dalam menanamkan kepedulian lingkungan melalui praktik langsung.
“Kegiatan bersih-bersih ini merupakan wujud nyata kontribusi LDII dalam bidang lingkungan hidup. Lingkungan yang bersih dan nyaman diharapkan dapat turut mewujudkan hati-hati yang bersih,” tuturnya.
Kerja Bakti Nasional LDII 2026 di Pantai Lumpue menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dibangun melalui langkah sederhana yang dilakukan secara bersama. Kolaborasi antara warga LDII, pemerintah kecamatan dan kelurahan menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan sekaligus memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, semangat “Kerja Bersama Bakti untuk Negeri” tidak hanya diwujudkan dalam bentuk kegiatan seremonial, tetapi melalui aksi nyata di lingkungan masyarakat. Semangat gotong royong inilah yang menjadi salah satu nilai utama yang terus didorong dalam Gerakan Kerja Bakti Nasional LDII.
