Luwu Timur – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Desa Manurung menggelar kegiatan Pengajian Asrama Liburan selama masa libur sekolah di Masjid Baitul A’la, Desa Manurung, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Senin (29/12/2025). Kegiatan ini berlangsung selama satu pekan dan diikuti oleh anak-anak serta remaja dari Desa Manurung dan wilayah sekitarnya.
Pengajian Asrama Liburan tersebut menjadi upaya nyata LDII dalam mengisi waktu libur sekolah dengan aktivitas yang positif, edukatif, dan bernilai keislaman. Di tengah tantangan era digital dan derasnya pengaruh negatif lingkungan, kegiatan ini hadir sebagai sarana pembinaan karakter generasi muda agar tetap berada pada jalur yang konstruktif dan berakhlak mulia.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan pembinaan keislaman secara intensif, meliputi penguatan pemahaman agama, penanaman nilai akhlakul karimah, serta motivasi keimanan. Materi-materi tersebut dirancang untuk membentuk pribadi yang beriman, berilmu, dan memiliki kepribadian yang matang, sehingga mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.
Ketua PC LDII Malili, Fattah Chul Huda, menjelaskan bahwa Pengajian Asrama Liburan merupakan program strategis LDII dalam membina generasi muda, khususnya pada masa liburan sekolah yang rawan diisi dengan kegiatan kurang produktif.
“Melalui pengajian asrama liburan ini, kami ingin memberikan alternatif kegiatan yang bermanfaat sekaligus memperkuat keimanan dan akhlak anak-anak serta remaja. Harapannya, mereka tetap aktif dalam kegiatan keagamaan meskipun sedang libur sekolah,” ujarnya.
Tidak hanya fokus pada aspek keilmuan, kegiatan ini juga dikemas dengan suasana kebersamaan dan kedisiplinan khas asrama. Para peserta dibiasakan hidup tertib, mandiri, dan bertanggung jawab, sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial. Pola pembinaan ini diharapkan dapat membentuk karakter yang kuat dan seimbang antara pengetahuan, sikap, dan perilaku.
Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran yang konsisten serta semangat mereka dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Masjid Baitul A’la pun menjadi pusat aktivitas pembinaan yang hidup, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pendidikan dan pembentukan karakter generasi penerus.
Melalui kegiatan Pengajian Asrama Liburan ini, PC LDII Malili berharap dapat melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia, berkepribadian kuat, serta mampu menjadi teladan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran masjid sebagai pusat pembinaan umat dan kontribusi LDII dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang religius dan berkarakter.
