Makassar – Polsek Tamalate menggelar kegiatan silaturahmi bersama masyarakat, Penjabat (PJ) RT/RW terpilih, serta organisasi kemasyarakatan LDII melalui kegiatan Tudang Sipulung yang mengusung tema Kearifan Lokal Bugis-Makassar: Sipakatau, Sipakainge, dan Sipakalebbi. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Mannuruki, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (13/12/2025) malam.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolsek Tamalate H. Muh. Thamrin, S.E., M.M., Lurah Mannuruki Edwin Pahreza, S.IP., Ketua PC LDII Tamalate Sutrisno Sulaiman, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, Kapolsek Tamalate H. Muh. Thamrin menjelaskan bahwa kegiatan Tudang Sipulung ini dilaksanakan sebagai sarana memperkenalkan diri kepada masyarakat Tamalate sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.
“Sebagai Kapolsek Tamalate yang baru, tentunya saya ingin memperkenalkan diri kepada seluruh warga. Kami berharap bisa diterima sebagai bagian dari keluarga besar Kecamatan Tamalate. Melalui Tudang Sipulung ini, kita bisa saling mengenal, membangun kerja sama yang baik, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.
“Kami berharap adanya partisipasi aktif masyarakat, agar kegiatan bersama antara polisi dan warga dapat terus terjalin dengan baik demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” tambahnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Lurah Mannuruki Edwin Pahreza menaruh harapan besar kepada organisasi kemasyarakatan, khususnya LDII, agar ikut berkontribusi menjaga kondusivitas wilayah pasca pemilihan RT/RW serentak.
“Kami sangat berharap LDII dapat berkolaborasi dengan RT dan RW yang terpilih, sehingga tercipta kondisi yang aman dan terkendali di Kelurahan Mannuruki,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PC LDII Tamalate Sutrisno Sulaiman mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Polsek Tamalate. Ia menilai arahan Kapolsek memberikan pemahaman dan semangat baru bagi masyarakat.
“Setelah kami menyimak arahan dari Bapak Kapolsek, kami menilai ini sangat luar biasa. Penjelasan beliau tentang pentingnya menjaga kerukunan, kebersamaan, dan kolaborasi dengan semua pihak menjadi ilmu dan semangat baru bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut.
“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan di seluruh kelurahan dan serentak di Kecamatan Tamalate,” tutupnya.
Melalui kegiatan Tudang Sipulung ini, nilai-nilai kearifan lokal Bugis-Makassar yang menjunjung tinggi sikap saling memanusiakan, saling mengingatkan, dan saling menghargai diharapkan semakin menguat dalam kehidupan bermasyarakat.
