Tana Toraja — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tana Toraja, Marjono, menghadiri kegiatan Safari Magrib dan Isya di Masjid Hafidz Al-Husain, Jalan Bhayangkara, Makale, Kabupaten Tana Toraja, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi dan memperkuat komunikasi antarorganisasi serta tokoh Muslim di Kabupaten Tana Toraja. Sejumlah tokoh dan pengurus organisasi Islam hadir dalam kegiatan tersebut.

Di antaranya Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Tana Toraja, Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Tana Toraja, pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tana Toraja, para ketua dan pengurus masjid, serta sejumlah tokoh Muslim lainnya. Dari jajaran LDII Tana Toraja, turut hadir Wakil Ketua DPD LDII Tana Toraja Agus Marsyahada SH.

Safari Magrib dan Isya berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi para tokoh Muslim untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi lintas organisasi di tengah kehidupan masyarakat Tana Toraja yang majemuk.

Bagi LDII Tana Toraja, silaturahmi antartokoh dan organisasi Islam memiliki arti penting dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah. Komunikasi yang terjalin juga menjadi modal sosial untuk membangun kerja sama dalam berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.

Kehadiran tokoh dari berbagai organisasi Islam dalam satu kegiatan menunjukkan pentingnya membangun ruang dialog dan kebersamaan. Perbedaan latar belakang organisasi tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama menjaga persaudaraan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Masjid Hafidz Al-Husain di Jalan Bhayangkara, Makale, menjadi tempat berlangsungnya kegiatan yang memadukan ibadah dengan silaturahmi tersebut. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan suasana kekeluargaan.

Melalui kegiatan Safari Magrib dan Isya, LDII Tana Toraja berharap komunikasi dengan berbagai organisasi dan tokoh Muslim semakin erat. Hubungan tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan kondusif di Kabupaten Tana Toraja.

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa silaturahmi lintas organisasi dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk merawat kebersamaan dan memperkuat persaudaraan umat di daerah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *