Luwu Timur – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui pendidikan yang menyentuh kebutuhan nyata remaja. Kali ini, LDII menggelar Seminar Manajemen Menstruasi bertema “Suci Diri, Sehat Budi: Paham Thaharah Sejak Dini”, di Masjid Baitul A’la, Dusun Pabeta, Desa Manurung, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan dan Pelatihan Umum bersama Bidang Keputrian DPD LDII Luwu Timur ini diikuti puluhan remaja putri usia praremaja dan remaja dari berbagai Pimpinan Cabang (PC) LDII se-Kabupaten Luwu Timur. Seminar bertujuan memberikan pemahaman yang benar mengenai kesehatan reproduksi, kebersihan diri saat menstruasi, serta tata cara thaharah sesuai syariat Islam.
Ketua DPD LDII Kabupaten Luwu Timur, H. Basri Kambatu, MM, mengatakan bahwa edukasi mengenai menstruasi dan fikih ibadah perlu diberikan sejak dini agar anak-anak perempuan memasuki masa baligh dengan kesiapan fisik, mental, dan spiritual.
“Menstruasi merupakan proses biologis yang alami bagi setiap perempuan. Karena itu, anak-anak perlu memperoleh pengetahuan yang benar agar mereka mampu menjaga kesehatan, memahami tata cara bersuci, dan tetap dapat menjalankan ibadah sesuai tuntunan agama,” ujar Basri.
Ia menambahkan, pembinaan generasi tidak hanya berfokus pada peningkatan ilmu agama, tetapi juga mencakup edukasi kesehatan yang menjadi bekal penting dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam seminar tersebut, peserta memperoleh materi mengenai siklus menstruasi, cara menjaga kebersihan organ reproduksi, pengelolaan nyeri haid, pemilihan produk kebersihan yang tepat, hingga hukum-hukum thaharah yang berkaitan dengan ibadah, seperti tata cara bersuci setelah haid dan ketentuan pelaksanaan ibadah bagi perempuan.
Materi disampaikan dengan pendekatan komunikatif, interaktif, dan disesuaikan dengan usia peserta sehingga mereka lebih mudah memahami materi tanpa rasa canggung ataupun takut untuk bertanya.
Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan Keputrian DPD LDII Kabupaten Luwu Timur, Nur Syamsinar, menjelaskan bahwa seminar ini merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan untuk membentuk generasi putri yang memiliki pemahaman agama yang baik sekaligus peduli terhadap kesehatan diri.
“Kami ingin para remaja putri memahami bahwa menjaga kesehatan reproduksi merupakan bagian dari menjaga amanah yang diberikan Allah SWT. Dengan pengetahuan yang benar, mereka akan lebih percaya diri menghadapi masa baligh dan mampu menjalankan ibadah dengan baik,” katanya.
Sementara itu, pengurus Bidang Keputrian, Permata Sari, berharap peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan untuk diri sendiri, tetapi juga mampu menjadi sumber informasi yang positif di lingkungan keluarga maupun teman sebaya.
“Harapannya, setelah mengikuti seminar ini mereka dapat menjadi duta kesehatan di lingkungan masing-masing. Mereka berani bertanya, tidak lagi menganggap pembahasan tentang menstruasi sebagai hal yang tabu, dan mampu menyampaikan informasi yang benar kepada teman-temannya,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif mengikuti sesi diskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai perubahan fisik saat pubertas, pengelolaan menstruasi, hingga praktik thaharah dalam kehidupan sehari-hari. Suasana seminar berlangsung hangat, edukatif, dan penuh interaksi.
Bagi DPD LDII Kabupaten Luwu Timur, seminar ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembinaan generasi penerus yang holistik. Selain membangun karakter religius dan akhlak mulia, organisasi juga memberikan perhatian terhadap aspek kesehatan, pendidikan, dan kesiapan remaja menghadapi fase kehidupan.
Melalui program ini, DPD LDII Luwu Timur berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan pembinaan yang menyentuh kebutuhan nyata masyarakat, khususnya dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia, sehat, dan berwawasan luas.
