Luwu Timur – Keluarga besar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, menyelenggarakan rangkaian ibadah Hari Raya Idul Aadha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu (27/5/2026).
Pelaksanaan Salat Idul Adha yang dipusatkan di Masjid Al-Fattah, Kecamatan Nuha, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Pada kesempatan tersebut, Sekretaris DPD LDII Luwu Timur, Drs. H. Basruddin, dipercaya membacakan Sambutan Seragam Bupati Luwu Timur, Ir. H. Irwan Bachri Syam, ST, MT, IPM.
Dalam sambutan tertulis Bupati Luwu Timur yang dibacakan H. Basruddin, disampaikan pentingnya membangun kepercayaan, sinergi, dan semangat gotong royong antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat demi kemajuan daerah.
“Daerah ini akan tumbuh kuat apabila kita membangunnya bersama-sama. Seperti butiran air yang tampak kecil ketika berdiri sendiri, namun ketika berhimpun dalam satu aliran, ia menjelma menjadi sungai besar yang memberi kehidupan,” kutip H. Basruddin dari pesan tertulis Bupati Luwu Timur.
Pesan tersebut dinilai selaras dengan semangat Iduladha yang mengajarkan nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Sebagai bentuk implementasi nilai kebersamaan dan kepedulian sosial, DPD LDII Kabupaten Luwu Timur pada Iduladha tahun ini mendistribusikan sebanyak 36 ekor sapi dan 7 ekor kambing kurban yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Luwu Timur.
Mewakili seluruh pengurus dan warga LDII, H. Basruddin turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah kepada masyarakat.
“Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Semoga semangat pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi inspirasi dalam memperkuat ukhuwah, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kontribusi nyata untuk bangsa,” ujarnya.
Ia menambahkan, Iduladha bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sarana memperkuat empati, cinta kasih, dan pengabdian tulus kepada sesama masyarakat di Bumi Batara Guru.
Menurutnya, semangat berbagi dan gotong royong harus terus dipelihara sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Luwu Timur yang maju, harmonis, dan sejahtera menuju “Luwu Timur Juara”.
