Bantaeng – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Bantaeng menggelar Festival Anak Sholeh (FAS) yang dipadukan dengan kegiatan rekreasi edukatif di Masjid Nurul Mahmud, Desa Lonrong, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Minggu (5/7/2026). Sebanyak 70 anak usia PAUD hingga Sekolah Dasar (SD) mengikuti kegiatan yang direncanakan menjadi agenda tahunan tersebut.

Festival Anak Sholeh merupakan bagian dari komitmen LDII dalam membina generasi penerus agar tumbuh menjadi pribadi yang sholeh dan sholehah, cerdas, berakhlak mulia, memiliki wawasan kebangsaan, serta mencintai tanah air sejak usia dini.

Ketua Panitia Pelaksana, Ustaz Mikail, menjelaskan bahwa kegiatan dirancang dengan konsep rekreasi edukatif agar anak-anak dapat belajar sambil bermain.

“Konsepnya rekreasi yang edukatif. Jadi anak-anak main, tapi di dalamnya ada nilai-nilai agama dan kebangsaan,” ujarnya.

Berbagai perlombaan diselenggarakan untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun karakter peserta. Di antaranya lomba mewarnai kaligrafi, lomba adzan, praktik wudhu dan sholat, serta cerdas cermat Islami.

Menurut Ustaz Mikail, rangkaian lomba tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi muda.

“Lomba ini bertujuan untuk membangkitkan jiwa kompetitif yang sehat, semangat belajar, membangun rasa percaya diri, melatih kekompakan, serta mencetak generasi penerus yang sportif dan berakhlak,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Bantaeng, Hanafi, S.Pd., M.M., mengapresiasi dukungan para orang tua dan pembina yang telah mendampingi anak-anak selama proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

Menurutnya, keberhasilan pembinaan generasi penerus tidak hanya bergantung pada lembaga, tetapi juga membutuhkan sinergi antara keluarga, pembina, dan masyarakat.

Usai menyelesaikan seluruh rangkaian perlombaan dan kegiatan ibadah di masjid, peserta diajak mengikuti rekreasi di Pemandian Yuhyi yang berada di Desa Lonrong, tidak jauh dari lokasi acara. Suasana penuh keceriaan tampak mewarnai kegiatan ketika anak-anak bermain air bersama teman-temannya.

Salah seorang panitia, Ustaz Rusli, mengatakan rekreasi tersebut menjadi bagian dari pendekatan pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak.

“Ini untuk me-refresh otak anak-anak setelah berkompetisi dan beribadah di masjid tadi pagi,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba, pemberian bingkisan kepada seluruh peserta, sesi foto bersama, dan doa bersama.

Melalui Festival Anak Sholeh dan rekreasi edukatif ini, DPD LDII Kabupaten Bantaeng berharap dapat melahirkan generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam pemahaman agama, tetapi juga memiliki karakter luhur, jiwa sportif, semangat kebersamaan, serta menjadi kebanggaan orang tua, agama, bangsa, dan negara.

Program pembinaan generasi muda seperti Festival Anak Sholeh menjadi salah satu upaya berkelanjutan LDII dalam membangun sumber daya manusia yang religius, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan tetap berpegang pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *