Luwu Timur – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Luwu Timur Zona Sorowako menggelar Family Gathering yang dipusatkan di Pantai C Salonsa, Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Minggu (5/7/2026). Kegiatan yang diikuti ratusan warga LDII dari Kecamatan Nuha dan Kecamatan Towuti tersebut menjadi ajang mempererat silaturahim sekaligus memperkokoh ukhuwah Islamiyah dalam suasana penuh keakraban.

Mengusung tema “Merajut Silaturahim, Memperkuat Ukhuwah, Mewujudkan Keluarga Harmonis dan Masyarakat Berkarakter”, kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WITA dengan rangkaian acara yang memadukan pembinaan keagamaan, rekreasi keluarga, dan penguatan nilai-nilai kebersamaan.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Rofiq setelah dibuka secara resmi oleh pembawa acara, Yogi Yudistira Trisdiadi. Suasana khidmat kemudian berlanjut dengan sambutan dari panitia dan pengurus LDII.

Sekretaris Panitia, Lubis Makbul, menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh warga yang hadir. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh panitia dan partisipasi aktif warga LDII.

“Terima kasih kepada seluruh warga yang telah hadir dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kebersamaan yang terjalin hari ini semakin mempererat persaudaraan kita,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua PC LDII Kecamatan Nuha, H. Harjuma, S.ST., M.T., menegaskan bahwa pengajian yang dipadukan dengan family gathering menjadi sarana efektif untuk mempererat silaturahim di tengah padatnya aktivitas masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, warga yang selama ini jarang bertemu karena kesibukan masing-masing dapat kembali berkumpul, saling mengenal, sekaligus menikmati kebersamaan melalui berbagai permainan keluarga di tengah keindahan Pantai C Salonsa di tepian Danau Matano,” katanya.

Ia juga mengapresiasi seluruh panitia, peserta, dan semua pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut. Menurutnya, family gathering diharapkan menjadi agenda rutin yang mampu memperkuat kekompakan, kerukunan, dan semangat kebersamaan di lingkungan warga LDII.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Luwu Timur yang diwakili Sekretaris DPD, Drs. H. Basruddin, mengatakan bahwa kegiatan pengajian dan family gathering memiliki nilai strategis dalam membangun karakter keluarga yang harmonis sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah.

“Pengajian dan family gathering ini menjadi momentum untuk memperkuat tali silaturahim, menumbuhkan rasa kekompakan, serta menjaga kerukunan antarwarga LDII. Kegiatan di alam terbuka seperti ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan menuju keluarga yang harmonis, berakhlakul karimah, dan alim faqih,” ujarnya.

Basruddin menambahkan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang rekreasi, tetapi juga menjadi media mempererat hubungan antarkeluarga sehingga nilai-nilai persaudaraan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an, “Innamal mu’minuna ikhwatun” (Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara), sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Memasuki agenda inti, suasana keakraban semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti berbagai permainan keluarga yang dirancang untuk membangun kerja sama, kekompakan, kesabaran, serta komunikasi antarpeserta dari berbagai kelompok usia.

Gelak tawa dan semangat kebersamaan mewarnai setiap permainan, menjadikan kegiatan tersebut bukan hanya hiburan, tetapi juga media membangun hubungan emosional antarwarga.

Kemeriahan semakin lengkap dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba, pengundian doorprize, serta prosesi penyerahan piala Festival Anak Sholeh (FAS) sebagai bentuk apresiasi terhadap pembinaan generasi muda LDII.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah, makan bersama, rekreasi keluarga, serta sesi foto bersama di tepi Pantai C Salonsa yang berada di kawasan Danau Matano.

Melalui kegiatan ini, DPD LDII Kabupaten Luwu Timur berharap semangat silaturahim, kekompakan, dan kerukunan yang telah terbangun dapat terus terpelihara. Kebersamaan tersebut diharapkan menjadi modal sosial bagi warga LDII untuk terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang rukun, religius, berkarakter, serta mendukung kemajuan Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dan Indonesia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *