Luwu – Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Ahmad Gazali Baso Hidayat, SE, memberikan pembekalan motivasi dan wawasan kebangsaan kepada 250 generasi muda peserta Camping Akhir Tahun (CAI) yang diselenggarakan DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Luwu. Kegiatan berlangsung di Desa Kadundung, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada 6–9 Juli 2026.

Pembekalan tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam CAI yang bertujuan membentuk generasi muda yang religius, berkarakter, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan era digital.

Di hadapan ratusan peserta, Ahmad Gazali Baso Hidayat menegaskan bahwa pemuda merupakan aset strategis sekaligus penentu masa depan bangsa. Menurutnya, setiap generasi muda harus memiliki visi yang jelas sejak dini, termasuk dalam menentukan arah pendidikan, karier, dan pengembangan diri.

“Pemuda adalah kunci masa depan. Semua perlu inspirasi, dan generasi penerus harus mampu menggunakan dunia digital dengan baik serta bijak. Kalau mau sukses, kita harus mempersiapkan segalanya dengan matang,” ujarnya.

Ia menilai perkembangan teknologi digital harus dimanfaatkan sebagai sarana meningkatkan kapasitas diri, bukan justru menjadi penghambat produktivitas. Karena itu, generasi muda dituntut mampu menyaring informasi, berpikir kritis, dan memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif.

Dalam penyampaiannya, Ketua DPRD Luwu juga mengajak para peserta untuk memiliki pola pikir terbuka dalam menerima berbagai masukan maupun kebijakan.

Ia menyampaikan sebuah filosofi yang mengundang perhatian peserta.

“Ambillah kebijakan, walaupun dari pantat ayam. Jangan langsung disimpulkan, karena bisa jadi yang keluar bukan hanya kotoran, melainkan telur yang banyak manfaatnya.”

Melalui analogi tersebut, Ahmad Gazali mengajak para peserta agar tidak mudah menghakimi sesuatu dari tampilan luarnya, melainkan mampu melihat manfaat dan hikmah yang terkandung di dalamnya secara objektif.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman. Menurutnya, generasi muda harus memiliki disiplin, tanggung jawab, kreativitas, serta semangat inovasi agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Dalam kesempatan itu, ia merumuskan empat karakter utama yang harus dimiliki generasi penerus, yaitu:

  • Berperilaku jujur dan memiliki akhlak yang baik.
  • Menjadi pribadi yang pekerja keras.
  • Memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
  • Disiplin, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi toleransi.

Ahmad Gazali juga mengajak peserta meneladani kisah Nabi Musa sebagai sosok yang memiliki kecerdasan intelektual sekaligus integritas tinggi. Nilai Al-Amin, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam membangun kepemimpinan yang dipercaya masyarakat.

Sebagai penutup pembekalan, ia mengingatkan bahwa seluruh proses pengembangan karakter generasi muda harus berpijak pada nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia menjelaskan implementasi 5 sila Pancasila dalam kehidupan generasi muda, yakni memiliki integritas yang tinggi sebagai wujud Ketuhanan Yang Maha Esa, menumbuhkan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat sebagai implementasi nilai kemanusiaan, mempererat persaudaraan demi menjaga persatuan Indonesia, mengedepankan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan, serta mewujudkan keadilan sosial melalui semangat kebersamaan dan pemerataan kesejahteraan.

Pembekalan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari para peserta Camping Akhir Tahun. Selain memperoleh motivasi tentang kepemimpinan dan pembangunan karakter, mereka juga diajak memahami pentingnya mempersiapkan diri menghadapi perubahan zaman dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama, moral, dan kebangsaan.

Melalui kegiatan Camping Akhir Tahun yang berlangsung selama empat hari tersebut, DPD LDII Kabupaten Luwu berharap lahir generasi muda yang profesional religius, memiliki akhlakul karimah, cakap memanfaatkan teknologi digital, serta siap menjadi pemimpin masa depan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dan Indonesia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *