Makassar – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan menghadiri kegiatan syukuran dan ramah tamah yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar bersama Penggerak Donor Darah Sukarela (PDDS) dan para mitra kerja. Acara berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jalan Haji Andi Saleh Daeng Tompo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 (World Blood Donor Day) yang diperingati setiap 14 Juni. Mengusung semangat kemanusiaan melalui tema “Setetes Darah untuk Kemanusiaan”, kegiatan menjadi momentum untuk mengapresiasi para pendonor darah sukarela sekaligus memperkuat sinergi berbagai elemen masyarakat dalam menjaga ketersediaan stok darah.
Sebanyak 145 tokoh diundang menghadiri kegiatan tersebut. DPW LDII Sulawesi Selatan diundang secara resmi dalam kegiatan tersebut dan diwakili oleh Ketua Biro Pengabdian kepada Masyarakat DPW LDII Sulawesi Selatan, Junaedi Idris.
Acara dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan mitra PMI, diantaranya Walikota Makassar Munafri Arifuddin, pejabat Kodam XIV/Hasanuddin, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Kejaksaan Negeri, organisasi kemasyarakatan, komunitas donor darah, serta para relawan kemanusiaan.
Pada kesempatan itu, PMI Kota Makassar memberikan penghargaan kepada para Penggerak Donor Darah Sukarela (PDDS) serta pendonor darah sukarela yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 10 kali dan 25 kali. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensi para pendonor dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.
LDII selama ini aktif mendorong warganya untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk donor darah, sebagai implementasi pengabdian kepada masyarakat dan penguatan nilai gotong royong.
Peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 juga menjadi ajang mempererat kolaborasi antara PMI dengan berbagai institusi pemerintah, aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan, serta komunitas relawan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah secara rutin.
Melalui sinergi tersebut, diharapkan kebutuhan darah di Kota Makassar maupun Sulawesi Selatan dapat terus terpenuhi sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat semakin optimal.
