Luwu –  Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Luwu menyelenggarakan pengajian rutin yang terbagi menjadi 2 titik lokasi. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (25/5/2026) di Masjid  Muttaqien Belopa dan Masjid Nurussalam Wiwitan, Sulawesi selatan itu turut dihadiri oleh Ketua MUI Kab. Luwu dan Camat Lamasi.

Keduanya tidak hanya sekedar hadir memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan, tetapi juga memberikan apresiasi khususnya pembinaan program 29 karakter luhur yang diusung oleh LDII.

“29 karakter luhur ini menjadi solusi mengantisipasi degradasi moral terhadap generasi muda di era moderisasi dan ini dibuat secara sistematis serta terukur dalam pembinaanya,” ungkap Kepala Camat Lamasi, Awaluddin Syhbutu.

Lebih lanjut, Awaluddin mengungkapkan LDII dan pemerintah setempat dapat terus menjalin kerjasama, seperti pada bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. “Penataan pendidikan LDII berjalan konsisten dan rapi, mulai jenjang Paud hingga SMA/SMK, sehingga potensi sinergi seperti ini yang harus kita maksimalkan kedepannya,” harap Awaluddin.

Selain itu, jelang perayaan Idul Adha, Awaluddin berpesan agar momentum Idul Adha menjadi motivasi untuk menebar kebaikan antar sesama.

“LDII Kab. Luwu salah satu organisasi dengan jumlah hewan kurban terbesar di Kabupaten Luwu. Saya berharap ibadah kurban ini terus dijalankan dengan sungguh- sungguh dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” kata Awaluddin.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD LDII Kab. Luwu, Turhamun bersyukur terhadap apresiasi serta dukungan MUI Kab. Luwu dan Camat Lamasi, kegiatan ini juga untuk untuk memperkuat sinergi dengan jajaran pemerintahan.

“Kami berharap pemerintah pemerintah Kab. Luwu dan LDII dapat terus berkolaborasi, khususnya dalam bidang keagamaan, pendidikan dan pembinaan masyarakat,” ujar Turhamun.

Acara yang berlangsung tertib dan penuh kebersamaan ini diakhiri dengan agenda seremonial peletakan batu pertama untuk pembangunan Gedung Sekolah SD dan SMP Yayasan Budi Utomo. Fasilitas pendidikan baru ini diharapkan dapat menjadi pusat pembinaan karakter unggul dan religius bagi generasi muda di wilayah Kabupaten Luwu dan sekitarnya di masa yang akan datang. (Dely*Lines Luwu).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *